Lahir dari kegelisahan dan harapan di tengah arus globalisasi dan kemajuan teknologi, bahasa dan sastra Indonesia memegang peran penting bukan hanya sebagai alat komunikasi, tetapi juga sebagai penopang identitas, karakter, dan literasi bangsa.
Perjalanan pembelajaran bahasa dan sastra dari masa ke masa menunjukkan perkembangan yang pesat. Kesadaran masyarakat akan pentingnya literasi semakin tumbuh, namun tantangan besar masih membentang: belum semua lapisan bangsa mampu menguasai bahasa Indonesia dengan baik, dan akses terhadap pembelajaran sastra yang berkualitas belum merata. Inilah ruang di mana gagasan para pakar dan pemangku kepentingan hadir untuk memberi strategi, kritik, sekaligus inovasi dalam membangun pendidikan bahasa dan sastra yang relevan dengan zaman.
Buku ini tidak sekadar mengurai teori, tetapi juga menyoroti praktik, strategi, dan terobosan pembelajaran yang bisa menjadi jalan bagi lahirnya generasi literat. Sebuah generasi yang tidak hanya cakap berbahasa, tetapi juga peka budaya, kritis, kreatif, dan siap menyongsong Indonesia Emas 2045.
